Clearing Quarantine Mail
Kalau punya email server yang dilengkapi antivirus, salah satu kegiatan rutin selain ngecek log, musti juga rajin-rajin ngecek folder quarantine. Itu kalau option antivirus-nya diset quarantine, kalo diset buat delete ya ga usah dicek.
Qmailscanner yang gue pake punya direktori quarantine di direktori /var/spool/qmailscan/quarantine, dan karena dia berupa maildir, semua email yang dikarantina ada di /var/spool/qmailscan/quarantine/new.
Karena traffic email gue cukup padat (dengan sekitar puluhan ribu spam setiap hari), maka isi dari direktori quarantine ini cepat sekali melonjak. Dalam sebulan gue pernah dapet sekitar 2GB email bervirus yang dikarantina. Karena email-email bervirus ini gak ada gunanya disimpen, kecuali elu orang yang doyan neliti virus, maka tugas gue adalah menjaga space harddisk yang ada untuk menyimpan hasil donlodan seperti Smallville.
Gue kerajinan bikin script buat bersihin isi direktori karantina, padahal sebenernya sih bisa pake program tmpwatch, tapi distro yang gue pake rupanya nggak doyan masang tmpwatch ini di dalam paket-paketnya.
Solusi yang gampang bagi gue ya tinggal ngikutin petunjuk di sini. Tinggal pakai perintah find.
find /var/spool/qmailscan/quarantine/new -type f -atime +30 -delete
Gue setel dengan option -atime +30, yang berarti cari semua file yang tanggal aksesnya lebih dari 30 hari. Dengan kata lain, gue menyisakan email-email yang dikarantina dalam hitungan 1 bulan (30 hari) terakhir.
Perintah find ini dimasukin dalam crontab, tinggal pilih berapa kali perlu dijalanin dalam waktu satu minggu. Gue sih prefer menjalankan setiap hari, pada jam-jam yang nggak sibuk.
Yang rada aneh, gue nggak menemukan option -delete ini di distro redhat. Mungkin karena beda versi paket find.
Azil said,
November 17, 2006 at 3:00 pm
pemilihan miss universe?
anne said,
March 19, 2009 at 9:17 am
keren ah..
tapi yang bQin malez nonton karena liatnya dari sudut pandang kamera,,
tu yang bQin geje,,
ehhmm nyeremin ah,,
hhhhhhmmmmm 7 deh bwt Quarantine