Maenan CBQ

Gue termasuk orang yang tidak bisa menata file di komputer dengan rapi. Ya, kalau kalian punya waktu luang dan berkenan meriksa isi harddisk komputer gue, kalian akan menemukan banyak file yang bertebaran di sembarang folder.

Salah satu tempat yang paling banyak menyimpan file adalah direktori tmp. Padahal mustinya cuma temporary doangan yah. Nggak heran kalau akhirnya space harddisk komputer gue penuh dengan file-file tidak jelas. Sementara di komputer gue juga tersimpan koleksi Smallville dan Heroes. Alhasil demi kepentingan yang lebih penting, gue terpaksa memindahkan beberapa koleksi ke harddisk pc lain yang nganggur dan mempunyai space besar.

Nah, yang jadi masalah adalah, kalau gue sedang melakukan aksi abusing space harddisk, secara otomatis gue melakukan abusing bandwidth yang ada. Kenapa? Kalau ngecek di mrtg yang ada, setiap kali gue melakukan kupi-mengkupi file, maka mrtg yang ada langsung melonjak gila-gilaan.

mrtg upload

Kok bisa? Ya namanya transfer antar pc, bandwidth yang ‘kosong’ dan tidak dilimit mengakibatkan gue abusing 2 hal dalam waktu yang bersamaan. Setelah dipikir-pikir, akhirnya gue memutuskan untuk masang bandwidth limiting di pc gue khusus untuk traffic scp. Kok scp? Karena gue transfer file antar pc melalui scp.

Tadinya gue mikir mau pakai HTB, tapi karena gue udah pernah maenan HTB beberapa kali sementara CBQ belum pernah gue sentuh, jadi aja CBQ yang gue pake.

Langkah yang perlu dilakukan, pertama-tama, Install Linux.

Pastikan kernel linux anda dikompail dengan modul yang dibutuhkan oleh CBQ. Kalau sudah, download cbq.init. Simpan file cbq.init itu ke dalam direktori /etc/rc.d. Untuk Redhat dan teman-temannya, anda bisa simpan di /etc/rc.d/init.d. Karena gue pake slackware, file cbq.init itu gue namakan rc.cbq.init.

Buat direktori cbq di /etc/sysconfig

# mkdir -p /etc/sysconfig/cbq

Karena gue hanya mau ngelimit traffic scp, maka gue bikin file cbq-10.scp-network di direktori /etc/sysconfig/cbq. Isi file tersebut kurang lebih begini:

DEVICE=eth0,10Mbit,1Mbit
RATE=1000Kbit
WEIGHT=100Kbit
LEAF=sfq
PRIO=5
RULE=202.1.2.3,:22

Besaran RATE dan WEIGHT itu gue ubah-ubah tergantung kebutuhan gue transfer file seberapa cepat atau seberapa gede traffic yang nongol di mrtg.

Kalau sudah, tinggal compile cbq dengan menjalankan perintah
/etc/rc.d/rc.cbq.init compile

Kalau sudah yakin mau ngelimit traffic, jalankan cbq-nya
/etc/rc.d/rc.cbq.init start

Kalau sudah bosen nungguin kopi file yang lama, matiin cbq
/etc/rc.d/rc.cbq.init stop

Done.

5 thoughts on “Maenan CBQ

  1. chiank says:

    kok smallville gak dibikin linknya ?

  2. ranimbo says:

    Good artikel, skalian di review dong klo pake shaper…CBQ

  3. zen says:

    weh …. slacker, lumyan nambah2 pengetahuan. BTW, beda cbq dgn script wondershaper dr linuxguruz apa ya ?

  4. Radip says:

    terimakasih atas tips2 blog nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s